Skip to main content

Posts

Perkembangan Bayi Laki Laki 10 Bulan

Saya sudah banyak berurusan dengan laki-laki. Baik yang lajang, yang mengaku masih lajang, maupun yang jelas-jelas tak lajang. Semuanya sudah. Dalam hidup, saya memusuhi usia saya sendiri. Saya tak pernah merasa kesulitan mengurangi angka pada timbangan saya, namun saya selalu jengkel karena sesering apa pun saya melakukan perawatan, wajah saya mulai menampakkan tanda-tanda menua. Saya takut. Saya tidak mau terlihat seperti pakaian kusut. Saya saja tidak menginginkannya, apalagi laki-laki. Suatu ketika salah satu di antara mereka ingin tahu saya dan bicara seakan lebih tahu dari apa yang saya ketahui. “Sampai kapan kamu mau main-main? Bukankah lebih baik kamu berhenti dan segera bersungguh-sungguh menikah?” “Lantas setelah menikah mau apa? Saya tidak mau repot-repot berada dalam keadaan yang tidak lebih baik.” Ia belum juga menyerah. “Tidakkah kamu ingin punya suami dan anak kelak?” “Saya tidak tahu. Apa menurutmu itu perlu?” “Ya, mungkin saja. Siapa tahu kamu akan lebih bahagia bila b
Recent posts

Sebutkan Lima Metode Pembuatan Patung

Saya sudah banyak berurusan dengan laki-laki. Baik yang lajang, yang mengaku masih lajang, maupun yang jelas-jelas tak lajang. Semuanya sudah. Dalam hidup, saya memusuhi usia saya sendiri. Saya tak pernah merasa kesulitan mengurangi angka pada timbangan saya, namun saya selalu jengkel karena sesering apa pun saya melakukan perawatan, wajah saya mulai menampakkan tanda-tanda menua. Saya takut. Saya tidak mau terlihat seperti pakaian kusut. Saya saja tidak menginginkannya, apalagi laki-laki. Suatu ketika salah satu di antara mereka ingin tahu saya dan bicara seakan lebih tahu dari apa yang saya ketahui. “Sampai kapan kamu mau main-main? Bukankah lebih baik kamu berhenti dan segera bersungguh-sungguh menikah?” “Lantas setelah menikah mau apa? Saya tidak mau repot-repot berada dalam keadaan yang tidak lebih baik.” Ia belum juga menyerah. “Tidakkah kamu ingin punya suami dan anak kelak?” “Saya tidak tahu. Apa menurutmu itu perlu?” “Ya, mungkin saja. Siapa tahu kamu akan lebih bahagia bila b

Otak Wanita

Saya sudah banyak berurusan dengan laki-laki. Baik yang lajang, yang mengaku masih lajang, maupun yang jelas-jelas tak lajang. Semuanya sudah. Dalam hidup, saya memusuhi usia saya sendiri. Saya tak pernah merasa kesulitan mengurangi angka pada timbangan saya, namun saya selalu jengkel karena sesering apa pun saya melakukan perawatan, wajah saya mulai menampakkan tanda-tanda menua. Saya takut. Saya tidak mau terlihat seperti pakaian kusut. Saya saja tidak menginginkannya, apalagi laki-laki. Suatu ketika salah satu di antara mereka ingin tahu saya dan bicara seakan lebih tahu dari apa yang saya ketahui. “Sampai kapan kamu mau main-main? Bukankah lebih baik kamu berhenti dan segera bersungguh-sungguh menikah?” “Lantas setelah menikah mau apa? Saya tidak mau repot-repot berada dalam keadaan yang tidak lebih baik.” Ia belum juga menyerah. “Tidakkah kamu ingin punya suami dan anak kelak?” “Saya tidak tahu. Apa menurutmu itu perlu?” “Ya, mungkin saja. Siapa tahu kamu akan lebih bahagia bila b

Blue Print Regulasi Emosi Gross

Saya sudah banyak berurusan dengan laki-laki. Baik yang lajang, yang mengaku masih lajang, maupun yang jelas-jelas tak lajang. Semuanya sudah. Dalam hidup, saya memusuhi usia saya sendiri. Saya tak pernah merasa kesulitan mengurangi angka pada timbangan saya, namun saya selalu jengkel karena sesering apa pun saya melakukan perawatan, wajah saya mulai menampakkan tanda-tanda menua. Saya takut. Saya tidak mau terlihat seperti pakaian kusut. Saya saja tidak menginginkannya, apalagi laki-laki. Suatu ketika salah satu di antara mereka ingin tahu saya dan bicara seakan lebih tahu dari apa yang saya ketahui. “Sampai kapan kamu mau main-main? Bukankah lebih baik kamu berhenti dan segera bersungguh-sungguh menikah?” “Lantas setelah menikah mau apa? Saya tidak mau repot-repot berada dalam keadaan yang tidak lebih baik.” Ia belum juga menyerah. “Tidakkah kamu ingin punya suami dan anak kelak?” “Saya tidak tahu. Apa menurutmu itu perlu?” “Ya, mungkin saja. Siapa tahu kamu akan lebih bahagia bila b

Perbedaan Pria Dan Wanita Dari Cara Berpikir

Saya sudah banyak berurusan dengan laki-laki. Baik yang lajang, yang mengaku masih lajang, maupun yang jelas-jelas tak lajang. Semuanya sudah. Dalam hidup, saya memusuhi usia saya sendiri. Saya tak pernah merasa kesulitan mengurangi angka pada timbangan saya, namun saya selalu jengkel karena sesering apa pun saya melakukan perawatan, wajah saya mulai menampakkan tanda-tanda menua. Saya takut. Saya tidak mau terlihat seperti pakaian kusut. Saya saja tidak menginginkannya, apalagi laki-laki. Suatu ketika salah satu di antara mereka ingin tahu saya dan bicara seakan lebih tahu dari apa yang saya ketahui. “Sampai kapan kamu mau main-main? Bukankah lebih baik kamu berhenti dan segera bersungguh-sungguh menikah?” “Lantas setelah menikah mau apa? Saya tidak mau repot-repot berada dalam keadaan yang tidak lebih baik.” Ia belum juga menyerah. “Tidakkah kamu ingin punya suami dan anak kelak?” “Saya tidak tahu. Apa menurutmu itu perlu?” “Ya, mungkin saja. Siapa tahu kamu akan lebih bahagia bila b

Perubahan Fisik Pada Masa Pubertas Perempuan

Saya sudah banyak berurusan dengan laki-laki. Baik yang lajang, yang mengaku masih lajang, maupun yang jelas-jelas tak lajang. Semuanya sudah. Dalam hidup, saya memusuhi usia saya sendiri. Saya tak pernah merasa kesulitan mengurangi angka pada timbangan saya, namun saya selalu jengkel karena sesering apa pun saya melakukan perawatan, wajah saya mulai menampakkan tanda-tanda menua. Saya takut. Saya tidak mau terlihat seperti pakaian kusut. Saya saja tidak menginginkannya, apalagi laki-laki. Suatu ketika salah satu di antara mereka ingin tahu saya dan bicara seakan lebih tahu dari apa yang saya ketahui. “Sampai kapan kamu mau main-main? Bukankah lebih baik kamu berhenti dan segera bersungguh-sungguh menikah?” “Lantas setelah menikah mau apa? Saya tidak mau repot-repot berada dalam keadaan yang tidak lebih baik.” Ia belum juga menyerah. “Tidakkah kamu ingin punya suami dan anak kelak?” “Saya tidak tahu. Apa menurutmu itu perlu?” “Ya, mungkin saja. Siapa tahu kamu akan lebih bahagia bila b